Waktu dan tempat
15 Juni 1215: piagam pertama. Runnymede dan tradisi hukum Inggris.
Piagam dalam konflik kekuasaan
Tarlton Law Library menjelaskan bahwa piagam pertama berupaya mengurangi ketegangan antara raja dan para baron. Isi awal berhubungan dengan hak gereja, perlindungan terhadap penahanan, akses keadilan, dan kewajiban feodal. Piagam 1215 kemudian dibatalkan oleh Paus Innocentius III. Pemerintahan perwalian Henry III menerbitkannya kembali pada 1216; penerbitan berikutnya menghubungkan konsesi hukum dengan dukungan pajak. Makna piagam berkembang melalui pemakaian politik dan tradisi hukum sesudahnya.
Edisi dan salinan
Kajian David Carpenter membedakan salinan resmi yang diterbitkan dari salinan tidak resmi dalam kartularium, kronik, dan kumpulan hukum. Salinan dapat berasal dari sebuah dokumen resmi ataupun dari salinan lain. Sejumlah manuskrip juga menggabungkan unsur edisi yang berbeda. Dengan demikian, adanya perbedaan kata atau susunan belum cukup untuk menyebut suatu salinan keliru: perlu diperiksa edisi, asal naskah, dan cara penyalinannya.
Membaca bukti manuskrip
Kajian proyek Magna Carta menekankan nilai pemeriksaan benda asli. Ringkasan dan cetakan dapat menghilangkan catatan pinggir atau penampilan teks yang membantu menjelaskan penggunaannya. Sensus salinan juga dinyatakan sementara, sehingga hasil penelitian dapat bertambah. Profil ini memperlakukan piagam sebagai karya dan tradisi tekstual, bukan sebagai satu benda yang mempunyai satu lokasi penyimpanan. Informasi mengenai salinan tertentu memerlukan identitas katalog dan lembaga penyimpannya.
Kronologi
- 1215
Piagam pertama pada konflik raja dan baron.
- 1216
Piagam diterbitkan ulang.
- 1225
Penerbitan ulang dengan konsesi dan persetujuan pajak.
Pelaku dan peran
John, Raja Inggris
Pihak kerajaan dalam piagam 1215
Hubungan antarprofil
Belum ada informasi dengan rujukan untuk bagian ini.
Sumber dan rujukan
Introduction: Magna Carta Exhibition
Tarlton Law Library, University of Texas at Austin · Introduction, paragraf tanggal 1215, penerbitan ulang dan tradisi hukum
Asal data dan batas pemeriksaan
Tidak mengulang kata signed pada halaman sebagai klaim autentikasi. Profil membedakan charter, edisi, dan salinan fisik.
Copies of Magna Carta in the Century After 1215
David Carpenter, The Magna Carta Project / University of East Anglia · Pembukaan sensus salinan; original engrossments, unofficial copies, cartularies, chronicles dan statute books
Asal data dan batas pemeriksaan
Sensus dinyatakan sementara oleh penulis. Jumlah salinan tidak diasumsikan final; salinan resmi dan transkripsi tidak diperlakukan sebagai karya berbeda.